HIKMAH HALAL BIHALAL PENGADILAN AGAMA BREBES

pa-brebes.go.id | 16-04-25

PA Brebes, 16 April 2025 – Pengadilan Agama Brebes melaksanakan kegiatan Halal Bihalal. Waktu Pukul 13:00 WIB.Acara ini berlangsung di Aula Pengadilan Agama Brebes Acara tersebut dihadiri oleh seluruh Hakim, Pegawai dan Tenaga Honorer serta Calon Hakim (Cakim) Pengadilan Agama Brebes dalam suasana penuh kehangatan pasca Idul Fitri 1446 H. Seluruh aparatur hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan dengan khidmat dan penuh kebersamaan.

Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan sambutan oleh Ketua PA Brebes, Dr. Drs. Eko Budiono, S.H., M.H. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh pegawai untuk menjadikan Halal Bihalal sebagai alat mempererat silaturahmi dan memperkuat kekompakan dan kebersamaan. terakhir beliau juga atas nama Pimpinan mengucapkan minal aidin wal faizin mohon maaf lahir batin apabila selama ini ada dosa kesalahan baik yang disengaja maupun tidak , baik dalam hal kedinasan maupun luar kedinasan, yang tak lain itu semua demi kebaikan bersama di Pengadilan Agama Brebes ini.

Setelah itu, acara dilanjutkan ceramah agama oleh ustad Ridwan Bastuti, S.Ag.,S.H. (Panitera Peengganti PA Brebes) dalam ceramahnya menyampaikan Halal bihalal dilaksanakan dalam rangka saling bermaaf-maafan atas kesalahan dan kekhilafan antar Pegawai dan Hakim yang terjadi sebelumnya baik secara disadari maupun tidak serta menjadi media dalam mempererat tali silaturahmi.

Rasululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ، وَيُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ، فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ

“Barangsiapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan ditangguhkan ajalnya (dipanjangkan umurnya), hendaklah ia bersilaturahim.” (HR. Muslim dan Bukhari)

Tradisi halal bi halal telah menjadi bagian penting dari budaya dan nilai-nilai masyarakat Indonesia, terutama saat merayakan Hari Raya Idul Fitri. Namun, di balik kebersamaan dan kegembiraan dalam acara ini, tersimpanlah makna yang dalam yang sering kali terabaikan.

 

Makna halal bi halal mencakup aspek spiritual, sosial, dan moral. Halal bi halal tidak hanya sekadar ritual formal, melainkan sebuah peluang untuk meningkatkan pemahaman akan nilai-nilai keislaman dan kebersamaan yang hakiki.

halal bi halal menuntut pelaku yang terlibat di dalamnya agar menyambung hubungan yang putus, mewujudkan keharmonisan dari sebuah konflik, dan berbuat baik secara berkelanjutan. Tradisi halal bi halal lebih dari sekadar saling memaafkan, tetapi mampu menciptakan kondisi di mana persatuan di antar-anak bangsa tercipta untuk peneguhan negara. Sebab itu, halal bi halal lebih dari sekadar ritual keagamaan, tetapi juga kemanusiaan, kebangsaan, dan tradisi yang positif karena mewujudkan kemaslahatan bersama. Semoga adanya hari Idul Fitri ini menjadikan kita sesama umat Muslim untuk saling maaf memaafkan.


Acara ditutup dengan doa yang dipimpin Drs. Amroni, M.H. (Hakim PA Brebes) dan dilanjutkan berjabat tangan, semoga Kegiatan ini menjadi refleksi semangat kebersamaan dalam mendukung pelayanan peradilan yang profesional, berintegritas, dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati (tim_red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *