KULTUM RAMADHAN 1444 H

Hari IV (8 Ramadhan)

Oleh YM Bapak Drs. H. Suwoto, S.H., M.H. (KEBAHAGIAAN MANUSIA)

 

Kebahagiaan tidak terletak pada jabatan yg tinggi, harta yang banyak atau kekayaan yang melimpah. Bahagia di dunia adalah Kebahagiaan semu dan sementara, jika tidak disertai iman kepada Allah SWT. Bahagia akan bisa diperoleh dengan adanya ketenangan. Ketenangan diperoleh dengan mengingat dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

اَلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِ ۗ اَ لَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوْبُ 

“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’d 13: Ayat 28)

Pada ayat selanjutnya Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman

اَلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ طُوْبٰى لَهُمْ وَحُسْنُ مَاٰ بٍ

“Orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka mendapat kebahagiaan dan tempat kembali yang baik.” (QS. Ar-Ra’d 13: Ayat 29)

Mengingat dan mendekatkan diri kepada Allah SWT yaitu dengan mendirikan sholat.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

اَقِمِ الصَّلٰوةَ لِدُلُوْكِ الشَّمْسِ اِلٰى غَسَقِ الَّيْلِ وَقُرْاٰ نَ الْـفَجْرِ ۗ اِنَّ قُرْاٰ نَ الْـفَجْرِ كَا نَ مَشْهُوْدًا

“Laksanakanlah sholat sejak matahari tergelincir sampai gelapnya malam dan (laksanakan pula sholat) subuh. Sungguh, sholat subuh itu disaksikan (oleh malaikat).” (QS. Al-Isra’ 17: Ayat 78)

Ayat selanjutnya Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَمِنَ الَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهٖ نَا فِلَةً لَّكَ ۖ عَسٰۤى اَنْ يَّبْعَـثَكَ رَبُّكَ مَقَا مًا مَّحْمُوْدًا

“Dan pada sebagian malam, lakukanlah sholat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al-Isra’ 17: Ayat 79)

Ada seorang ahli fisika non muslim yang diuji dengan punya anak idiot namun tidak bisa menalar ajaran wahyu tentang kebahagiaan, sehingga menganggap memiliki anak idiot adalah sumber ketidakbahagiaan, akhirnya ahli fisika tersebut bunuh diri setelah membunuh istri dan anaknya. Na’uudzubillah tsumma na’uudzubillaah. Oleh karena itu marilah kita selalu menegakkan sholat 5 waktu dan sholat malam agar memperoleh ketenangan dan kebahagiaan yang hakiki di dunia dan akhirat. Wallaahu a’lam ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *